Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Michael Jackson memang telah meninggal, meninggalkan skandal controversial dan legalitas musiknya. Setelah beberapa waktu lalu, dikabarkan bahwa banyak muncul Trojan berkaitan dengan meninggalnya Jacko, kini perusahaan keamanan Sophos, menemukan virus yang ditransmisikan dari sebuah email yang berisi foto dan lagu controversial legenda pop star tersebut.

Email tersebut berasal dari sebuah ID, sarah@michaeljackson.com, dengan subject "Remembering Michael Jackson", juga sebuah file attachment ZIP bertitle “Michael songs and pictures.zip”. Email tersebut mengklaim bahwa file attachment ZIP berisi lagu rahasia dan foto Michael Jackson. Sophos kemudian mengingatkan pengguna komputer untuk tidak membuka attachment tersebut.

“Dengan membuka attachment tersebut, user akan segera terinfeksi. Sekali terinfeksi, komputer akan otomatis mengirim worm ke pengguna Internet lainnya. Selain menyebarkan virus via email, malware tersebut juga menyebar melalui komponen Autorun melalui USB flashdisk.“ ungkap pihak Sophos.

Nah untuk membersihkannya bisa dilihat disini.

Sumber beritanet.

Para insinyur di MIT (Massachusetts Institute of Technology) telah menemukan terobosan yang memungkinkan baterai berbasis Lithium-ion (Li-ion, yang biasa dijumpai dalam laptop dan ponsel) dibuat lebih kecil, lebih ringan dan diisi ulang (recharge) dengan jauh lebih cepat. Demikian pengumuman MIT hari Rabu kemarin.

Gerbrand Ceder, Profesor Ilmu & Rekayasa Material di MIT, dibantu oleh Byoungwoo Kang, mahasiswa program studi tersebut telah membuat sebuah baterai kecil yang bisa diisi penuh atau dikosongkan penuh dalam waktu 10 sampai 20 detik.

baterai Li-ion memang memiliki rapat energi (energy density) yang tinggi, tetapi mereka juga terkenal tidak dapat diisi dan dikosongkan dengan cepat. Itulah sebabnya mengapa perlu waktu berjam-jam untuk mengisi-ulang baterai pada kendaraan listrik

Ceder dan Kang bereksperimen dengan cara ion-ion Lithium bergerak masuk dan di seputar lithium iron phosphate, material yang seringkali digunakan dalam baterai Li-ion. Mereka mengembangkan struktur permukaan baru agar ion-ion bisa berpindah tempat lebih cepat, mengumpamakan hasil kerja mereka seperti membuat jalan tol yang memutari sebuah kota untuk menghindari macet, dengan beberapa terowongan supaya seseorang bisa keluar jalur tol tersebut langsung ke daerah tujuan.

"Kemampuan mengisi dan mengosongkan baterai dalam hitungan detik bukannya jam memungkinkan aplikasi-aplikasi teknologi baru dan mengubah gaya hidup," menurut paper dari Ceder dan Kang dalam Nature.

Selain jauh lebih cepat, baterai dengan material baru ini juga kehilangan jauh lebih sedikit kapasitas penyimpanannya dibanding baterai Li-ion biasa setelah berulangkali dikosongkan (discharge) dan diisi ulang selama pengujian. Oleh karena itu, mereka percaya bahwa baterai mereka bisa diproduksi dengan lebih sedikit material, sehingga lebih ringan dan lebih kecil.

Karena penemuan Ceder dan Kang bukanlah material yang sama sekali baru, melainkan hanya perubahan pada struktur material tersebut, kedua peneliti itu menyatakan bahwa material mereka bisa diimplementasikan sebagai baterai komersial dalam waktu 2 atau 3 tahun lagi.